{"id":1082,"date":"2026-09-04T15:50:44","date_gmt":"2026-09-04T15:50:44","guid":{"rendered":"https:\/\/baksoito.id\/article\/?p=1082"},"modified":"2026-09-04T15:50:44","modified_gmt":"2026-09-04T15:50:44","slug":"resep-nastar-nanas-yang-lezat-tips-dan-trik-membuat-kue-kering-favorit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/baksoito.id\/article\/resep-nastar-nanas-yang-lezat-tips-dan-trik-membuat-kue-kering-favorit\/","title":{"rendered":"Resep Nastar Nanas yang Lezat: Tips dan Trik Membuat Kue Kering Favorit"},"content":{"rendered":"<h1>Resep Nastar Nanas yang Lezat: Tips dan Trik Membuat Kue Kering Favorit<\/h1>\n<p>Nastar nanas adalah salah satu kue kering yang paling dicari saat perayaan Lebaran atau Natal. Kue ini terkenal dengan rasa manis dan lembut yang lumer di mulut, serta sensasi kenyal dari isian selai nanas yang khas. Dalam artikel ini, kami akan membahas resep nastar nanas yang lezat serta memberikan tips dan trik untuk memastikan Anda mendapatkan hasil terbaik. Mari kita mulai petualangan kuliner ini dan ciptakan hidangan yang memukau untuk keluarga dan teman!<\/p>\n<h2>Mengapa Nastar Nanas Menjadi Favorit?<\/h2>\n<p>Nastar nanas telah menjadi bagian tak terpisahkan dari tradisi perayaan di Indonesia. Kue ini tidak hanya menggugah selera dengan rasa manis dan gurih, tetapi juga melambangkan kebersamaan dan kebahagiaan. Dengan bahan-bahan yang mudah didapatkan dan proses pembuatan yang relatif sederhana, nastar nanas menjadi pilihan kue yang sempurna untuk segala kesempatan.<\/p>\n<h2>Bahan yang Dibutuhkan<\/h2>\n<p>Sebelum memulai proses pembuatan, pastikan Anda telah menyiapkan semua bahan berikut:<\/p>\n<h3>Untuk Kulit Kue:<\/h3>\n<ul>\n<li>350 gram margarin atau mentega<\/li>\n<li>100 gram gula halus<\/li>\n<li>4 butir kuning telur<\/li>\n<li>500 gram tepung terigu protein rendah<\/li>\n<li>50 gram tepung maizena<\/li>\n<li>50 gram susu bubuk<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Untuk Isian Selai Nanas:<\/h3>\n<ul>\n<li>2 buah nanas ukuran sedang, diparut halus<\/li>\n<li>200 gram gula pasir<\/li>\n<li>1 batang kayu manis<\/li>\n<li>3 butir cengkeh<\/li>\n<li>1\/2 sendok teh vanili bubuk (opsional)<\/li>\n<li>1\/2 sendok teh garam<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Untuk Olesan:<\/h3>\n<ul>\n<li>2 butir kuning telur<\/li>\n<li>1 sendok makan susu cair<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Cara Membuat Nastar Nanas yang Lezat<\/h2>\n<h3>Langkah 1: Membuat Selai Nanas<\/h3>\n<ol>\n<li>\n<p><strong>Siapkan Nanas:<\/strong><br \/>\nKupas dan parut nanas hingga halus. Peras sedikit agar tidak terlalu berair, namun jangan buang air nanasnya.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Masak Selai:<\/strong><br \/>\nPanaskan nanas parut dengan api sedang di dalam wajan teflon. Tambahkan gula pasir, kayu manis, cengkeh, vanili, dan garam. Masak sambil diaduk hingga air menguap dan selai menjadi kental. Pastikan selai memiliki tekstur yang sedikit lengket agar mudah dibentuk.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Dinginkan:<\/strong><br \/>\nSetelah matang, dinginkan selai di suhu ruang. Bentuk selai nanas menjadi bulatan kecil agar mudah dimasukkan ke dalam kulit nastar.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Langkah 2: Membuat Adonan Kulit<\/h3>\n<ol>\n<li>\n<p><strong>Campur Bahan Kering:<\/strong><br \/>\nAyak tepung terigu, tepung maizena, dan susu bubuk ke dalam wadah besar. Sisihkan.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Mixer Adonan:<\/strong><br \/>\nDalam wadah terpisah, kocok margarin\/mentega dan gula halus hingga lembut dan pucat. Tambahkan kuning telur satu per satu sambil terus dikocok hingga rata.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Menggabungkan:<\/strong><br \/>\nMasukkan campuran tepung ke adonan mentega sedikit demi sedikit sambil diaduk dengan spatula. Aduk perlahan hingga bahan tercampur rata dan membentuk adonan yang lembut.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h3>Langkah 3: Membentuk dan Memanggang Nastar<\/h3>\n<ol>\n<li>\n<p><strong>Panaskan Oven:<\/strong><br \/>\nPanaskan oven pada suhu 150 derajat Celsius.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Bentuk Kue:<\/strong><br \/>\nAmbil sedikit adonan, pipihkan, dan letakkan isi selai nanas di tengahnya. Bungkus selai dengan adonan dan bentuk bulat. Letakkan di atas loyang yang sudah dialasi kertas roti.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Olesan:<\/strong><br \/>\nCampurkan kuning telur dan susu cair, lalu oleskan di atas nastar yang sudah dibentuk.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Panggang:<\/strong><br \/>\nPanggang di dalam oven selama 25-30 menit atau hingga berwarna keemasan. Angkat dan dinginkan.<\/p>\n<\/li>\n<\/ol>\n<h2>Tips dan Trik Membuat Nastar Nanas yang Sempurna<\/h2>\n<ul>\n<li>\n<p><strong>Pilih Nanas yang Matang:<\/strong><br \/>\nGunakan nanas yang matang untuk mendapatkan rasa manis yang alami pada selai.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Konsistensi Adonan:<\/strong><br \/>\nJika adonan terlalu lunak, tambahkan sedikit tepung. Sebaliknya, jika terlalu keras, tambahkan margarin sedikit demi sedikit.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Selai Sempurna:<\/strong><br \/>\nPastikan selai tidak terlalu basah agar tidak mengotori adonan nastar.<\/p>\n<\/li>\n<li>\n<p><strong>Panggang dengan<\/strong><\/p>\n<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Resep Nastar Nanas yang Lezat: Tips dan Trik Membuat Kue Kering Favorit Nastar nanas adalah<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[602],"class_list":["post-1082","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel","tag-resep-nastar-nanas"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/baksoito.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1082","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/baksoito.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/baksoito.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baksoito.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/baksoito.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1082"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/baksoito.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1082\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1084,"href":"https:\/\/baksoito.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1082\/revisions\/1084"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/baksoito.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1082"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/baksoito.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1082"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/baksoito.id\/article\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1082"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}